2 Cara Berhenti Donasi UNICEF di Indonesia

Seperti diketahui, UNICEF (United Nations Children’s Fund) adalah salah satu organisasi induk PBB yang fokus pada support kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan yang bersifat long term kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. Lembaga ini juga tercatat sebagai anggota United Nations Development Group yang bermarkas di New York.


Cara Berhenti Donasi Unicef Indonesia

UNICEF berdiri dan didirikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tercatat pada tanggal 11 Desember 1964 diber nama United Nations International Children's Emergency Fund atau Badan Internasional tentang Dana Darurat Untuk Anak-anak yang dulunya di fokuskan untuk memberikan bantuan makanan dan kesehatan dalam keadaan darurat negara-negara berkembang yang terdampak Perang Dunia II. baca juga : Stimuno Untuk Balita Vitamin Anak Rekomendasi Dokter

Dokter Ludwik Rajcman dari Polandia disebut-sebut sebagai pemrakarsa sekaligus pendiri UNICEF yang juga mengepalai lembaga ini sejak 1946, kemudian dilanjutkan oleh Maurice Pate yang berkebangsaan Amerika Serikat direktur eksekutif pertama dari tahun 1947-1965. Seiring berjalannya waktu, maka pada tahun 1953, mandat dan fokus UNICEF di perluas guna membantu menangani kebutuhan anak-anak di negara berkembang, ditahun itu juga organisasi UNICEF dikukuhkan sebagai bagian dari Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), selanjutnya kata “international” dan “emergency” dihilangkan dari organisasi, dan saat ini dikenal menjadi United Nations Children’s Fund (UNICEF). Sumber pendanaan dari UNICEF berasal dari kontribusi langsung dari pemerintah begara-negara berkembang dan juga dari kontribusi/donasi pihak-pihak swasta baik yang sifatnya tetap atau sementara.

Di Indonesia, UNICEF telah mengabdi dan memberikan kontribusinya lebih dari 61 tahun untuk kebutuhan dan kepentingan anak-anak di Indonesia. Melalui aksi donasi baik dari pemerintah dan masyarakat, UNICEF mem-backup Pemerintah untuk membantu anak-anak dengan cara berinvestasi demi kesinambungan hidup, perkembangan, sekaligus perlindungan terhadap anak serta memastikan bahwa tidak akan ada anak-anak Indonesia yang tertinggal. Lebih dari itu, UNICEF Indonesia akan terus komitmen untuk memberikan informasi yang lengkap terkait dengan donasi atau sebaliknya jika ingin berhenti donasi UNICEF Indonesia.

Pada awalnya, UNICEF Indonesia lebih fokus pada ketersediaan bantuan yang bersifat darurat guna mencegah musibah kelaparan di pulau Lombok yang terjadi pada tahun 1948, namun  ditahun 1949 UNICEF menandatangani perjanjian kerjasama secara resmi dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk membangun dapur susu di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan di waktu itu. Selanjutnya, pada REPELITA pertama (1969) UNICEF dan Organisasi PBB lainnya memberikan bantuan dna bimbingan teknis UNICEF Indonesia.

Seiring perkembangan UNICEF dari masa ke masa, tentu banyak donatur dan calon donator ingin bergabung dan sebaliknya, dengan demikian dibutuhkan support informasi tentang bagaimana cara donasi dan cara berhenti donasi UNICEF, karena itu UNICEF Indonesia menyediakan informasi lengkap tentang cara donasi dan cara berhenti donasi UNICEF yang akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.

Sampai saat ini, upaya dan program UNICEF terus berkembang, bahkan mampu mencakup area yang lebih luas lagi, dengan tujuan guna membantu Pemerintah Indonesia mewujudkan hak anak-anak dan kaum perempuan, hal ini sesuai dengan tujuan dna komitmen Unicef PBB dalam mewujudkan keadilan, dan memberikan kesempatan yang seadil-adilnya dalam hidup setiap anak dimanapun berada, terlebih lagi bagi mereka yang sangat dirugikan dan tidak mendapatkan keadilan.

Cara Berhenti Donasi UNICEF

Sebelum kita bahas lebih detail tentang cara berhenti donasi UNICEF di Indonesia, tentu akan lebih baik lagi jika Anda memahami terlebih dahulu apa maksud dan pengertian donasi secara umum. Donasi di adopsi dari Bahasa Inggris yaitu dari kata donation, dalam bahasa latin: donum, yang bisa di terjemahkan sebagai bentuk pemberian/bantuan secara sukarela tanpa berharap memperoleh imbalan atau keuntungan yang dilakukan bisa secara perorangan (Individu) maupun badan hukum, dalam Islam donasi identik dengan sedekah dimana seseorang memberikan sedekah tanpa secara ikhlas dan hanya mengharap ridho dan pahala dari Sang Pencipta Allah SWT. Cukup jelas ya !

Donasi UNICEF di Indonesia

Donasi merupakan bagian penting dari keberlangsungan UNICEF dalam upaya melindungi dan mempromosikan hak-hak seluruh anak-anak di Indonesia. Setiap anak memiliki hak-hak, kesempatan yang seadil-adilnya. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak baik peseorangan maupun badan usaha untuk bergabung dan ambil bagian menjadi donatur sangat di harapkan, guna memberikan dampak nyata pada kehidupan anak-anak di seluruh Indonesia melalui UNICEF Indonesia. Dengan dukungan berupa donasi dari berbagai pihak akan membantu UNICEF membuat perbedaan kearah yang semakin baik bagi kehidupan anak-anak di seantero dunia.

Panduan Donasi Online Unicef Indonesia


Untuk menjadi donatur tetap dan memberikan donasi secara rutin, syarat utama bagi para donatur adalah wajib memiliki kartu kredit, dimana setiap bulannya akan dilakukan autodebit melalui kartu kredit yang telah di daftarkan, jika donatur ingin berhenti donasi UNICEF tentu juga ada caranya.
Jika Anda hanya berniat menyumbang hanya satu kali maka bisa langsung menghubungi rekening resmi UNICEF Indonesia seperti tertera di bawah ini:

Rekening Bank Donasi Unicef Indonesia

Sebagai bentuk pertanggungjawaban maka seluruh bentuk kegiatan UNICEF Indonesia akan dilaporkan dan di paparkan kepada publik dalam bentuk laporan tahunan (Annual Report) di website resmi Unicef Indonesia.

Cara Berhenti Donasi UNICEF

UNICEF Indonesia tentu sangat sangat menghormati dan menghargai sumbangan dari semua donatur, sekecil apapun bentuk donasi yang telah di berikan, sifat donasipun tidak mengikat, artinya Anda bisa berhenti donasi sewaktu-waktu tanpa ada tekanan, aturan-aturan yang bersifat keharusan. Lalu, bagaimana cara berhenti donasi rutin UNICEF Indonesia? Seperti yang di lansir dari website resminya, disebutkan ada 2 cara untuk berhenti donasi UNICEF Indonesia antara lain:
  1. Anda bisa menghubungi layanan khusus donatur melalui line telepon (021) 80662100 di jam operasional, mulai hari Senin – Jum’at pukul 09.00 – 17.00 (recommended)
  2. Atau, bisa mengirim email yang di tujukan ke ids.donorlove@unicef.org dengan subyek permohonan berhenti donasi rutin
 Sebagai catatan, Anda harus memastikan bahwa data-data yang diberikan adalah benar dan valid sesuai data-data yang terekam dalam database admin UNICEF Indonesia saat mendaftar sebelumnya, ini bertujuan agar permohonan Anda untuk berhenti donasi rutin cepat di approve dan tidak terkendala.

Demikian sekelumit informasi tentang UNICEF Indonesia sekaligus informasi cara donasi dan cara berhenti donasi UNICEF Indonesia.

Ayo Donasi UNICEF Indonesia

UNICEF INDONESIA
  • World Trade Center 6, Lantai 10
  • Jalan Jenderal Sudirman Kav. 31
  • Jakarta 12920, Indonesia
  • Layanan donatur: (021) 8066 2100
  • Untuk berdonasi: (021) 5317 0999 – (021) 2550 8200
  • Jam Operasional: Senin – Jumat pukul 09.00 – 17.00
  • E-mail: ids.donorlove@unicef.org

0 Response to "2 Cara Berhenti Donasi UNICEF di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel